Kamis, 31 Mei 2018

BUKAN EKONOMI TAPI HIDUP BEBAS



Kemiskinan diatas Kekayaan adalah kata yang menunjuk pada fakta yang terjadi di Papua. Sejak bergulirnya Otsus pada tahun 2001 hingga sekarang taraf hidup orang asli  papua (OAP) pada umumnya tidak meningkat, atau biasa saja, seperti duluh. Dengan fakta di lapang ini bisa di kata “Kemiskinan diatas Uang” Karena Milliaran bahkan Trillyunan Rupiah yang diberikan Pemerintah Pusat tak jelas arahnya. Atau selalu dimanfaat oleh parah Pemangkuh kepentingan di Provinsi ini.
Banyak kasus-kasus Korupsi yang di lakukan oknum-oknum pejabat pemerintahan baik di  Kabupaten/Kota maupun Provinsi, tidak teridentifikasi dengan baik. Ada beberapa kasus Korupsi yang ditemukan aparat Kepolisian dibawah Pimpinan Kapolda, namun penyelidikannya tidak di lakukan secara berkelanjutan.
 Adapun beberapa kasus, tim khusus KPK yang dikirim ke Papua untuk menyelidiki kasus Korupsi ternyata mereka disogok oleh oknum-oknum Kepala Daerah di Papua. Adapun Oknum Kepala Daerah mengancam akan kuatkan Organisasi Papua Merdeka (OPM), apabila kasus Korupsi yang dilakukannya diproses hukum. Dengan ancaman seperti itu Pusat alergi sehingga penyelidikan tidak dilakukan secara mendalam. Dengan demikian, sampai kapanpun papua akan tetap seperti saat ini  (tidak berubah) apabila pemimpinnya seperti begitu. Kasus-kasus korupsi sampai saat ini belum teridentifikasi dengan jelas. Karena tidak ada badan khusus yang mengawas, sehingga masyarakat jadi tumbal atas  ketidakadilan Pemerintahnya sendiri.
 Padahal Papua mempunyai sumber daya alam (SDA) yang berlimpah. Namun angka Kemiskinan, Kelatarbelakangan, Ketergantungan dan lain sebagainya,  yang paling tertinggi diantara Privinsi-Provinsi lainnya di Indonesia.
Program baru dari Pemerintah Pusat yaitu Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) juga hingga saat ini kurang jelas pelaksanaannya.
Pemerintah Pusat harus lebih bijak dalam  mengambil tindakakan. Karena selama ini Papua selalu dianakemaskan. Padahal daerah lain di Indonesia juga membutuhkan ulur tangan dari Pemerintah Pusat, ini adalah salah satu pelanggaran HAM yang dilakukan Pemerintah Pusat.
 Harapan kami hanya sebagai rakyat kecil biasa hanya menunggu. Semoga dibawah Gubernur dan Wakil Gubernur baru dengan Program baru pula yakni Otsus Plus bisa membawah Papua ke arah yang lebih baik.

Oleh         : Melianus Yukei

Sabtu, 05 Mei 2018

Kita Harus Mengakhiri, Alir Tangis Rakyat Papua.

Kita Harus Mengakhiri, Alir Tangis Rakyat Papua.

Kita Harus Mengakhiri,
Alir Tangis Rakyat Papua.

Siapa yang bisa memenjarakan bahasa dan kata-kata? Tak satu orang pun berhak memenjarakannya. Biar itu orang yang punya senjata. Biar itu orang yang punya kuasa. Biar itu orang yang punya banyak harta. Tak ada yang bisa memenjarakan bahasa dan kata-kata. Apalagi teriakan “Merdeka!” yang diawali terlebih dahulu seruan “Papua”.

Di Papua, bukan hanya terjadi agresi militer. Tapi di bumi Papua, hal lain yang terjadi adalah agresi budaya. Agresi budaya ini mestilah menjadi satu bahan untuk kita rumuskan bersama. Di antara organ tubuh kita, mulai dari mata, telinga, hingga pancaindra lainnya, mesti menjadi peka terhadap kehancuran bersama: penindasan atas nama kuasa dan senjata.

Yang umum kita kenal selama ini soal Papua hanyalah tarian adat dan paduan suaranya. Tapi kita selalu menjadikan mata kita sendiri buta terhadap realitas sesungguhnya. Bahwa di balik tarian adat dan paduan suara yang kerap dibanggakan banyak kalangan di Indonesia, terjadi pembantaian diam-diam terhadap orang Papua-nya.

Tak heran, pekikan perang dengan suara khas burung, selalu menggema di mana-mana pasca rakyat Papua berteriak “merdeka”. Rakyat Papua percaya, dengan begitu ia sedang menabung masa depan Papua menuju satu gerbang yang mereka cita-citakan: merdeka. Selain euforia dalam teriakan khas yang meniru suara-suara burung, jauh di dalam dadanya, mereka sedang menyucikan dirinya dari roh-roh jahat yang bernama, sebut saja di antaranya: Indonesia dan Amerika Serikat.

Dalam suasana gegap gempita sekaligus penuh duka, budaya bisa menjadi siasat lain dalam menundukkan penguasa. Ya, sebagai media propaganda. Mau tidak mau, sepakat ataupun tidak, berbicara Papua, yang berhak menentukan secara mandiri masa depan bangsanya, masa depan kehidupannya, masa depan tatanan sosialnya, adalah harus orang Papua. Tak ada doa yang sempurna, selain digenapkan dalam aksi massa. Kita harus mengakhiri segala kebejatan di seisi semesta—menjadi satu barisan dengan rakyat Papua. Sebab cinta terhadap rakyat Papua hanya akan menjadi basa-basi semata, apabila tak dibarengi tindakan yang nyata. Berteriak atas nama cinta pada sesama manusia. Berteriak untuk menyulam kembali gagasan merdeka, di jalan raya.

#teorikebebasan_org

Kamis, 01 Februari 2018

Yoni Maanawu: JALAN_RAHASIA

Yoni Maanawu: JALAN_RAHASIA: JALAN_RAHASIA Jangan ragu, jangan takut karang menghadang, bicaralah yang lantang jangan hanya diam. Waktu terus bergulir, kita...

JALAN_RAHASIA


JALAN_RAHASIA

Jangan ragu, jangan takut karang menghadang, bicaralah yang lantang jangan hanya diam.
Waktu terus bergulir, kita akan pergi dan ditinggal pergi,
Jangan ragu dan jangan malu, tunjukkan pada dunia bahwa sebenarnya kita mampu.
Berhentilah jangan salah gunakan, kehebatan ilmu pengetahuan untuk menghancurkan.
Satu luka perasaan, maki puji dan hinaa, tidak merubah sang jagoan menjadi makhluk picisan.
Neraka bukanlah urusanmu, begitu pula surga belum tentu tempatmu.
Harta dunia jadi penggoda, membuat miskin jiwa kita.
Lepaslah belenggu ragu yang membelit hati, melangkah dengan pasti menuju gerbang baru.
Kucoba berkaca pada jejak yang ada, ternyata aku sudah tertinggal, bahkan jauh tertinggal.


Sumber: Mecky Yeimo
Sekertaris 1 KNPB PUSAT

Jumat, 26 Januari 2018

MENJADI_PAHLAWAN "Untuk Negeri Kami"


MENJADI_PAHLAWAN
"Untuk Negeri Kami"

Ini tentang kami ...
Mereka bercerita kau gagah berani
Tampil membara melawan penjajah
untuk negeri kami.

juga bercerita kau pejuang tangguh
Berkorban jiwa raga demi negara kami,
Dan itu tentang kami,
Wahai pahlawan kami yang setia

Tetapi ini tentang kami...
Pahlawan dalam hidup
untuk merebut negeri kami.

Berkorban jiwa raga demi hidup kami
Meniti jalan berduri demi jalan kami
Menutup luka terdalam demi luka kami
Mengusap air mata demi tangis kami

Kamilah yang terpilih
untuk menjadi pahlawan negeri 
West Papua.

Hollandia, 26 Januari 2018

Sumber: Mecky Yeimo
 Sekertaris 1 KNPB PUSAT
________________
#MyPapua

Rabu, 24 Januari 2018

HANCURKAN "Sistim Penjajahan diatas Negeri ini"


HANCURKAN 
"Sistim Penjajahan diatas Negeri ini"

   Tetap kaya raya negeri ini, setidaknya katanya begitu
Lihatlah kota-kota tumbuh dengan ribuan apartemen, hotel dan pusat perbelanjaan
Dengan parkir kendaraan yang tiada habis-habisnya berganti,
dan jalanan terlebar-pun, tak mampu menampungnya
orang-orang hilir mudik diantaranya, menikmati ruangan sejuk,
berbelanja bukan sekedar kebutuhan, tapi berburu untuk koleksi
lalu menghabiskan malam dengan pesta kerlap-kerlip cahaya lampu
dalam ruang-ruang gelap, yang memabukkan
nah, bukankah jutaan jiwa berpesta pora pertanda kemakmuran?
(tak usah hirau jutaan jiwa lainnya termabuk putar otak agar dapat bertahan hidup)

Jangan khawatir berlebih,
sebab bangsa ini memang bangsa pelupa
Generasi penerus-nyapun telah dininabobokan oleh kebodohan
Terasyik sendiri, urusan orang lain, apalagi arah negeri ini
Ayo, tunggu apa lagi?
LAWAN & LAWAN.

Hollandia, 24 Januari 2018

Sumber: Mecky Yeimo, Sekertaris 1 KNPB PUSAT
______________________
#MyPapua

Jumat, 19 Januari 2018

NEGERI KONYOL DI NEGRI INDONESIA

NEGERI KONYOL
Di Negeri indonesia

Pemimpinnya menghisap darah rakyat,
Ketika militerisme, kapitalisme dan kolonialisme datang menghantui jerata,
Kami telah sampaikan kutuhkan,
Ternyata hal itu tak menyurutkan niat mereka,
Untk terus mengisap darah rakyat yang katanya nikmat,
Tuhan pun seolah tak mendengar jerit tangis rakyat,
Karena para penguasa telah menyekap Tuhan,
Di sebuah tempat bernama sekulerisme.

Agama...?
Kini tinggal puing dan onggokan tak bermakna,
Maka kami dianggap agama tingal dongen,
Sungguh kami merindukan theokrasi,
Sebuah sistim dimana Tuhan jadi penguasa melalui kitab sucinya,
Dimana manusia hanyalah wakil Tuhan,
Yang tentunya bertanggun jawab pada Tuhan,
Namun semua itu tinggal mimipi,
Inilah sebuah harga yang sangat mahal,
Ketiga penguasa jadi pemimpin,
Bukan pemimpin jadi penguasa,
Inilah hasil rekayasa manusia,
Yang menyinkirkan agama dari kehidupan,
Getil pahit dan menyakitkan.

Tuhan...
Kembalikan Theokrasi adat kami melalui kuasa Mu
Kami telah Muak dengan Sekulerisme.

Sumber: Mecky Yeimo
Sekjen 1 KNPB PUSAT 
_____________
#MyPapua.

Jumat, 22 Desember 2017

Mecky Yeimo Sekjen 1 KNPB PUSAT; Joyful_of_Christmas


Joyful_of_Christmas

Pohon cemara di luar pagar, Tinggilah nian tidak ada terkata. Gema natal sudah terdengar, Penjuru dunia bersuka cita.

Baiklah kita pergi ke jalan kita, Tidak lupa kata Lawan. Bukan hanya hadiah, Riil kasihNya yang terlebih.

Anak muda anak boca, Hidup bermanfaat indahlah saat. Yesus lahir kedalam dunia, S’lamatkan kita dari binasa atau cenkraman para penjajah.

Ketuk batu jadi keras, Sepeti karang kokoh berdiri. Kasih Yesus tidak ada batas, Senantiasa baru tiap-tiap hari.

Kado Terindah Jalan – jalan ajukan pertanyaan – tanya Eh nona siapa namanya Natal tiba aduh senangnya Tuhan lahir di dunia.

Ke kota eropa dan jerman jalan melampah Jangan lupa oleh-oleh rekan Kado banyak karena melimpah tidak bakal habis di bawa jaman.

Ada cewek kaya malaikat Ternyata belum ada yang punya Kado banyak tidak berkat Tuhan lahirlah inti sebenarnya.

Jalan enjoy, Para gembala bersorak-sorai Sang Jurus selamat sudah lahir namanya dia Imanuel.

Berkumpul Merayakan Natal Jalan ke taman ria Jalannya sama si cinta dia Mari kita bersukaria Karena Yesus sudah Lahir.

Oleh: Mecky Yeimo; Sekjen 1 KNPB PUSAT

Kamis, 21 Desember 2017

Steven itlay Ketua KNPB W.Timika; RI NEGARA YANG TIDAK BERMORAL DAN TIDAK BERETIKA.


RI NEGARA YANG TIDAK BERMORAL DAN TIDAK BERETIKA.

Bulan desember merupakan hari besar untuk umat kristen sedunia secara khusus umat kristiani di Papua. Setiap tahun  Dalam perayaan hari raya natal, Indonesia selalu melakukan hal-hal yang membawa malapetaka dan ketidakNyamanan bagi umat kristen di Papua.

Sesungguhnya Negara Indonesia, tidak mempunyai Etika dan moral yang baik untuk saling menghargai sesama umat beragama di Indonesia.

Mengapa saya katakan Negara yang tidak beretika dan bermoral, sebab setiap tahun dalam bulan desember rakyat Papua selalu menghadapi kedukaan di semua sector kehidupan orang papua.

Bulan Desember 2017, telah terjadi banyak kasus di Papua seperti penangkapan, tabrak lari, pembunuhan, kematian di rumah sakit dan pengejaran oleh TNI-POLRI di Papua. Ini merupakas modus penjajahan yang rapi dan terstruktur. Hal-hal ini membuat hati umat Tuhan di Papua tidak bahagia dalam perayaan hari raya natal.

Dalam situasi ini membuat kehadiran presiden Indonesia JOKOWI di Papua juga antara menambah luka atau  mencegah luka rakyat Papua. Bukan menyembuhkan luka!. Sebab, Jokowi punya rancangan terselubung yang tidak dapat di ketahui oleh orang papua. 

Karena Negara yang tidak mempunyai dasar Etika dan moral bangsa yang baik maka, presiden Indonesia Jokowi lakukan perjalanan dinas negara dalam perayaan hari raya natal seakan-akan dia membawa damai dan suka cita bagi umat Tuhan di Papua dalam situasi perayaan natal. Padahal kehadiran dia mengelabuhi semua kejahatan negara di Papua dan menginabobokan rakyat Papua dalam pidato atau pesan-pesan singkat tentang janji-janji yang tidak bertanggung jawab (Omong kosong).

Sumber: STEVEN ITLAY; KETUA KNPB WILAYA TIMIKA

Rabu, 20 Desember 2017

Ones Suhuniap, sekretaris umum KNPB PUSAT; Usai diskusi bersama, menyatakan, deklarasi Trikora adalah awal dari aneksasi dan pembunuhan orang Papua di Tanah Papua.

Fhoto saat usai diskusi di sekertariat KNPB PUSAT (viet'nam)  
Ones Suhuniap, sekretaris umum KNPB usai diskusi bersama, menyatakan, deklarasi Trikora adalah awal dari aneksasi dan pembunuhan orang Papua di Tanah Papua. Dan Indonesia secara de jure dan de facto mengakui adanya sebuah negara yang mereka sebut Negara Boneka Buatan Belanda.

“Secara tidak langsung sebenarnya Indonesia mengakui keberadaan Negara Papua Barat, maka hari ini rakyat Papua Barat menuntut kembalikan hak politik itu. Bendera merah putih yang diperintahkan dikibarkan di Irian Barat juga menandakan bahwa mereka sedang mendirikan negara di dalam negara,” ujar Ones di sekretariat KNPB Pusat.

Aktivis KNPB usai diskusi bersama sebagai bentuk penolakan Trikora di Papua (Doc. KNPB)
Termasuk poin ketiga Trikora yang menyebutkan mobilisasi umum merebut Irian Barat, menurut dia, point itu menunjukan bahwa Soekarno sendirilah yang telah melanggar pasal Makar, sehingga yang pantas disebut Makar adalah Soekarno yang telah mengawali semua pembunuhan di Tanah Papua. Juga awal terjadinya malapetaka terhadap manusia Papua dan alamnya termasuk adanya keterlibatan pihaknya internasional, baik Rusia, Amerika dan Inggris.

Sumber: Ones Suhuniap, sekretaris umum KNPB PUSAT

UP DATE; SINGKAT PROSES KTT ULMWP

UP DATE; SINGKAT PROSES KTT ULMWP

Nama Tetap ULMWP, logo ULMWP masih tetap belum ada peruhan, dan ULMWP tetap sebagai Wadah Kordinatif Kerja. dan itu sudah sahkan dalam pembahasan bay law atau kode etik ULMWP di forum KTT ULMWP ke - I berlangsung. Di Nakamal Rumah Adat, Salarana Port Vila Negara Republik Vanuatu. Pada tanggal, 27 Nov - 01 Desember 2017.

Komposisi wadah kordinasi kerja ULMWP.
Ketua wadah kordinatif kerja ULMWP, Tn. Beny Wenda, Wakil wadah kordinatif kerja ULMWP, Tn. Oktovianus Mote, Sekertaris wadah kordinatif kerja ULMWP, Tn. Rex Rumakek, Jurubicara wadah kordinatif kerja ULMWP, Tn. Yakob Rumbiak, Bendahara Kordinatif kerja ULMWP, Ny. Paula Makabori, dan Anggota Kordinatif kerja ULMWP, Tn. Oridek AP.

Proses isi komposisi adalah terjadi pergiliran ketiga faksi tidak sesuai dengan tatip sidang yang sudah di tetapkan. Demokrasi pun belum terlaksana lagi, ketiga faksi yang sudah di apliasi dalam Wadah Koordinatif Kerja ULMWP.

Banyak penasehat melalui Negara pendukung dan NGO pendukung sampaikan harus mempertahankan yang ada sekarang ini. Tetapi sedikit terjadi perubahan masuk keinginan orang Papua itu sendiri.

Saya harap kita jangan salah terjemahkan dengan media sosial  (mensos) yang sedang berkembang bawah proses KTT ULMWP nya begini dan begitu. itu menilai bawa keinginan sepihak orang.

Salam Juang.

Sumber: MECKY YEIMO
SEKERTARIS 1 KNPB PUSAT

Jumat, 15 Desember 2017

KNPB WILAYAH BALIEM SECARA RESMI DILANTIK OLEH KNPB PUSAT

KNPB WILAYAH BALIEM SECARA RESMI DILANTIK OLEH KNPB PUSAT

Wamena 13 Desember 2017. Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Baliem Wamena dilantik secara resmi  dalam ibadah syukuran yang digelar belum lama ini di wamena.
Pelantikan kepengurusan baru KNPB wilayah Baliem itu dilaksanakan pada Tanggal 13 desember 2017,  pada pukul   02: 00-15-30 WPB  Tempat KNPB sector Kolobagan wamena.
 Pengukuhan dan pelantikan pengurus baru KNPB baliem wamena ini dilakukan bersamaan dengan Natal KNPB Sektor baliem  kalobangan
 Ibadah natal KNPB sector sekaligus Ibadah pelantikan ini dipimpin oleh Pdt H. kololik dalam suasana penuh hikmat. Pdt. Kalolik mengajak seluruh umat tuhan dan lebih khusus KNPB mengikuti jejak tuhan yesus, yang dikutib melalui kitab Injil  Lukas pasal 1.31 mengajak rakyat untuk wajib memperingati natal untuk menyambut raja revolusiner dunia yang lahir di kandang betlehem  untuk menyelamatkan umat manusia dari belengu setan.
Akhir dari ibadah syukuran sekaligus Natal KNPB sector selesai dilanjudkan acara pelantikan dan pengukuhan  pengurus KNPB wilayah Baliem. Pelantikan  Badan Pengurus KNPB wilaahy baliem  yang dipilih melalui Konpresnsi KNPB wilayah baliem pada tanggal 15-17 november di wamena. Pelantikan pengurus KNPB baliem yang baru ini dpimpin oleh Badan Pengurus Pusat  KNPB dalam hal ini tn ones suhuniap (sekjen umum ). 
Pelantikan ini di lalui dengan sumpah jajih yang di bacakan oleh senkjen umum knpb pusat dan di ikiuti oleh badan pengurus baru ,setelah sumpah jaji badan pengurus baru di doakan oleh hamba-hamba TUHAN yang ikut hadir dalam kegiatan pelantikan  tersebut.  Setelah pengukuhan dan pelantikan KNPB pusat menyerahkan  SK kepada bp baru knpb wilayah balim-wamena. Kemudian  Dilanjutkan dengan samhutan-sambutan.
Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua  Umum KNPVB wilayah Baliem wamena yang baru di lantik  Mardi Hiluka. Dalam sambutanya Mardi Heluka  mengatakan bahwa kelahiran Yesus untuk menjelamatkan umum manusia dari penindasan dan belenggu  setan , sama halnya dengan kami knbp lahir tahun  2008 untuk mengelamatkan umat manusia di west papua tegas Ketua KNPB.
Selanjutnya  Tapol papua Linus Hiluka, dalam sambutannya Membenarkan apa yang di sampaikan ketua KNPB Baliem dalam sambutannya dan di memberikan stiprit kepada badan pengurus baru untuk tetap menjaga persatuan menuju pembebasan nasional dan konsisten memperjuangkan hak penentuan nasib sendiri tegas hiluka. 
Sementara itu  BPP-KNPB Ones Suhunniap dalam sambutanya mengajak badan pengurus baru yang dilantik agar tetap konsisten dalam menjalankan perjuagan sesuai degan hasil keoutusan knpb I dan badan pengurus baru harus kerja sama degan pengurus lama yang sudah dimisionerkan. 
Badan pengurus baru harus memelihara persatuan, kekompakan dan kebersamaan. Lebih lanjut ones mengatakan perjuagan papua merdeka bukan ada di luar negeri tetapi, papua merdeka ada di dalam negeri, diplomasi hanya penjambung lidah rakyat oleh karena itu terus lakuakan konsolidasi dan membangun kesadaran rakyat agar rakyat bangkit untuk merbut kedaulatan politiknya tegasnya. 
Untuk diketahui bahwa, Badan Pengurus KNPB wilayah balim-wamena yang di lantik adalah  ketua Umum: Mardi Hiluka, wakil  ketua  Herry Kossay, Sekjen Umum  Edo Doga, Jubir Yernias kabak dan  dilengkapi beberapa komisariat dan bidang  lainnya sesuai struktur organisasi yang berlaku dalam prinsip dan aturan KNPB.
Badan pengurus  KNPB Balim yang baru di lantik di pilih dalam konferensi ke V pada tanggal 15 -17 bulan november 2017 di pelima wamena.
 Acara pelantikan ini di hadiri oleh 37 bp sektor, seluruh anggota knpb wilayah , rakyat ,undang dan simpatisan serta beberapa pengurus KNPB wilayah se pengunugan tegah turut menghadiri acara pelantikan tersebut.
 Ibadah dan Prosesi Pelantikan selesai, dilanjudkan makan bersama  atau rama-tama dan pesta rakyat pada pukul 18.00 WPB rakyat membubarkan diri.

Sumber: BPP.KNPB

FHOTO-FHOTO SAAT PELANTIKAN BPW.KNPB BALIEM










Jumat, 01 Desember 2017

KNPB 56 TAHUN INDONESIA TIDAK MENJAMIN HAK HIDUP BANGSA PAPUA, SEGERA GELAR REFERENDUM

Fhoto: saat penyampain orasi politik Oleh:Ones N.S; Sekertaris umum knpb pusat.

KNPB 56 TAHUN INDONESIA TIDAK MENJAMIN HAK HIDUP BANGSA PAPUA, SEGERA GELAR REFERENDUM

Jayapura 1 Desember  2017.  56  tahun hari lahirnya  Embrio politik Bangsa Papua  1 desember 1961- 1 desember 2017, Rakyat Papua memperingati hari bersejarah  bagi bangsa Papua tersebut   melalui Ibadah yang dimediasi oleh Komite Nasional Papua Barat KNPB di sekertariat KNPB pusat di holadia Papua barat.

Ibadah syukuran yang dihadiri tokoh pejuang Papua Merdeka  Fileb Karma, pengrus teras KNPB dan Pengurus sector KNPB serta seluruh komponen rakyat Papua  yang berbondong-bondong datang disekertariat KNPB pusat untuk mengikuti Ibadah perayaan 1 desember 2017 walapun di area sekertariat dikepung oleh aparat kepolisian dan TNI.

Perayaan HUT manivesto politik tersebut dilaksananakan di halaman sekertariat KNPB pusat dimulai pada pukul 10.00 -14.30 WPB. Perayaan  kali dilakukan dalam bentuk ibadah yang dipimpin oleh pdt Julius ManagasI Sth.
Setelah ibadah selesai dilakukan acara pemootongan kue ulang tahun yang ke 56, pemotongan kue ulang tahun  dilakukan oleh Perwakilan Tokoh Papua merdeka Filep Karma, Ibu darina Jikwa, mewakili perempuan, Ogram Wanimbo mewakili KNPB pusat, Perwakilan Gereja, Perwakilan generasi penerus.

Dalam ibadah syukuran ini yang menjadi thema: senteral (56 tahun Indonesia tidak menjamin hak hidup bangsa papua, PB segera gelar Referendum bagi rakyat Papua sebagai solusi damai. Sub Thema: melalui erayaan HUT 1 desember 2017, KNB mengajak rakyat Papua terus berjuang untuk hak penentuan nasib sendiri (self determination).

Setelah acara pemotongan kue ulang tahun dilanjutkan dengan orasi-orasi politik masing –masing yang disampaikan Bapa Filep Karma took bangsa Papua, KNPB pusat Ones suhuniap sekertaris umum KNPB, Perwakilan perempuan Papua, perwakilan Mahasiswa dan perwakilan TPN-PB.

Dalam sambutan Filep Karma mengatakan kami hari ini merayaakan HUT Papua Barat melalui Ibadah walaupun ada Intmidasi terror dan ancaman dari colonial. Seharusnya Indonesia Negara demokrasi membuka ruang secara bebas untuk rakyat beribadah, demo damai namun aparat selalu provokasi rakyat. Pada hal kami berjuang bukan untuk membenci manusia tetapi kami menuntut hak politik. Tugas aparat kepolisian itu hanya mengamankan dan mengawal setiap kegiatan masyarakat yang dilakukan oleh Rakyat Papua.
Sekertaris Umum KNPB mengatakan kami senang karena aparat juga ikut merayakan hari embrio politik bangsa Papua barat. karena kota sepi, temat-temat seerti taman imbi,  lagan makam theys H Eluay dan daerah erumnas III waena di kepung oleh keolisian.
Hal ini satu nilai tersendiri karena aparat kepolisian  secara tidak langsung mengakui dan memberikan legitimasi terhadap perayaan satu desember 2017. Lebih lanjut Ones mengatakan kekuatan Militer bukanlah jaminan untuk mempertahankan integritas suatu bangsa. Selama 56 tahun bangsa Papua tidak ada jaminan keselamatan  dan Hak hidup rakyat papua oleh karena itu Indonesia membuka diri untuk laksanakan referendum di west Papua.
Perwakilan TPN-PB mengatakan sejarah di buat oleh militer Papua Barat, sejak 1961 sampai dengan saat ini TPN masih bertahan di hutan untuk terus berjuang. lebih lanjut  dia mengatakan TPN-PB saat ini masih eksi dan sekarang perang di timika untuk tuntut hak penentuan Nasib sendiri. perang di timika bukan KKB, Separatis dan Teroris tetapi, perang Timika murni perlawan TPN-OPM tegasnya.

Sementara it perwakilan mahasiswa mangajak seluruh mahasiswa untuk bersatu dan mendorong agenda Hak penentuan Nasib sendiri bersama Aktvis Papua, karena orang Pintar sudah dipakai oleh colonial kita mahasiswa tulang punggung bangsa Papua mari dukung perjuagan tegasnya.
Dari pantauan KNPB News Kota jayapura Sentani dan sekitarnya menjadi kota mati, semua aktivitas berheti, kemudian Aparat kepolisian dari polresta kota jayapura, Polda Papua dan satuan TNI disiagakan di sudut-sudut sepanjang kota Jayapura. Sementara di lapagan makam Theys H Eluay sentani TNI/POLRI pasang tenda dann disiagakan.

Sedangkan di taman ImbI kota Jayapura TNI/Polri masyarakat non papua melakukan kegiatan lomba bunga Natal.
Di linggungan sekertariat KNPB pusat dikepung oleh apart kepolisian dan TNI, baik aparat organic maupun non organiak dari semua persatuan dan semua peralatan kepolisian diturukan. Namun kekuatan aparat dan terror, intimidasi bukan ancaman bagi rakyat papua. Dan semua orang datang ke sekertariat KNPB untuk ikuti acara Syukuran HUT Papua Barat yang ke 56.
Setelah semua rangkaian ibadah dilanjutkan acara ramatama dan pesta rakyat sampai dengan pukul 18.00 WPB rakyat membubarkan diri.

Post: KNPB SEKTOR KOTEKA
Sumber: ONES NESTA.S; ( Sekertaris Umum KNPB Pusat)